Cara Paling Elegan dan Sopan Memaksa Orang Membeli Produk Kita Dengan Kalimat Ajaib

Cara Paling Elegan dan Sopan Memaksa Orang Membeli Produk Kita Dengan Kalimat Ajaib

http://www.ambyaberbagi.com/2015/11/cara-paling--sopan-memaksa-pembeli-membeli.html
Jika di lihat sekilas mengenai judul di atas kesannya kok seperti jual beli itu horor ya, kenapa ada unsur paksaan. Sebenarnya kata "Memaksa" di sini adalah kiasan atau gambaran salah satu teknik dalam melakukan penjualan. Cara bagaimana kita bisa membuat orang lain harus tertarik dan membeli produk yang kita jual meskipun awalnya mereka tidak tertarik sedikitpun denga produk atau jasa anda. Nagh cara ini bisa di gambarkan sebagai cara memkasa orang untuk membeli produk kita namun dengan cara yang sopan dan elegan

Ada beberapa contoh kasus yang berkaitan dengan Cara Paling Elegan dan Sopan Memaksa Orang Membeli Produk Kita, maka akan sangat berbeda dengan cara penjualan kita yang biasa atau sering kita lakukan. contoh :

* Cara Biasa (Pasrah)
Kita menawarkan produk Blaa..bla.. bla
Pembeli : Waah harganya mahal ya,...
Penjual : Waah memang dari sononya sudah segitu bu...
"Selesai.. gagal closing"

* Contoh dengan Cara Elegan dan Sopan Memaksa Orang Membeli Produk Kita
Kita menawarkan produk / jasa. Blaa..blaa..blaa
Pembeli : Waah kok harganya mahal yaa..??

Contoh 1
Penjual :  Maaf, sebelumnya bapak/ ibu/ kakak membandingkan dengan produk yang mana ya? karena produk kita di sini mempunyai kelebihan pak.  Lebih bisa Blaa blaa.. dan bisa sekaligus Blaa blaa.. Coba bayangkan kalau Bapak/Ibu/Kakak harus membeli produk satu dan satunya untuk melakukan 2 aktivitas. nagh dengan peroduk ini bapak/ibu/kakak bisa mendapatkan 3 manfaat sekaligus dari produk yang berbeda. Jadi kalau di total harga dari 3 produk tersebut dengan 1 produk ini maka harga produk ini jauh lebih murah..

Contoh 2
Penjual : Waah harga ayam ini memang sedikit berbeda ibu dengan ayam pedaging biasa. Karena ayam ini lebih berkualitas, kandungan gizi pada ayam ini jauh lebih baik dari pada ayam pedaging biasa, tidak mengandung obat-obatan, mempunyai tatacara penyembelihan yang benar sesuai syariat dan kebersihan dari peternakan sampai pasar sudah terjaga 100% maka dari itu harga ayam ini sedikit berbeda tentu dengan kualitas yang berbeda.

Kasus ke dua jika pembeli mengelak dengan alasan saya belum butuh itu.
Kita menawarkan Produk. Bla.blaa.. blaa..
Contoh
Pembeli: Waaah maaf ya saya belum butuh blender ini. makasih tawaranya..
Penjual : Ooh begitu, tapi coba di pikir lagi bapak/ibu/kakak, Produk ini sedang mengadakan diskon yang belum tentu bapak/ibu/kakak menjumpai harga blender ini semurah hari ini. Mungkin sekarang belum butuh, tapi coba lihat khasiatnya, kita bisa membuat juzz buah dengan blender ini, yang kandungan nutrisi pada buah tidak akan hilang, maka akan sangat baik bagi keluarga untuk menjaga kesehatanya. Blender ini juga bisa membuat olahan bumbu masakan sehingga tidak capek lagi membuat bumbu tiap hari. Bahkan bisa untuk menggiling daging, jika anda ingin membuat menu masakan bakso yang mudah dan murah.  dengan jaminan kesehatan makanan yang anda akan rasakan.

Pada beberapa kasus di atas menunjukan bahwa sebagai penjual kita juga harus sedikit lebih kreatif. Stidaknya kita tahu dulu apa manfaat atau kelebihan produk yang ingin kita tawarkan untuk membuat kalimat penawaran yang ajaib yang mampu membuat orang selalalu tertarik dan pada akhirnya membeli produk kita. Karena pada dasarnya orang membeli karena memiliki ketertarikan pada sesuatu. Dan tugas kita adalah baagaimana kita bisa membangaun daya tarik calon pembeli agar mau menukar uangnya dengan manfaat yang bisa mereka peroleh dari produk / jasa yang kita jual. Terimaksih.


loading...