Bisnis Budidaya Ikan Patin Sangat Menguntungkan Dengan Kolam Terpal

Bisnis Budidaya Ikan Patin Sangat Menguntungkan Dengan Kolam Terpal

http://www.ambyaberbagi.com/2015/12/bisnis-budidaya-ikan-patin-menguntungkan.html

Banyak cara memelihara ikan untuk budidaya. Mulai dari dengan menggunakan kolam tanah, kolam beton, aquarium, kolam terpal dan masih banyak lagi. Pada masing - masing cara tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya. Namun pada kesempatan kali ini saya ingin membahas bagaimana berbisnis budidaya ikan patin yang di pelihara di kolam terpal dengan cara organik. karena dengan cara ini di percaya akan memberikan keuntungan lebih banyak daripada media yang lainya dalam memelihara ikan patin.

Baca juga : Analisa Usaha Budidaya Ikan Patin. Waow Menguntungkan Banget loh!!

 

Keuntungan Budidaya Ikan Patin Dengan Media Kolam Terpal 

Sudah banyak yang mengakui bahwa beternak atau memelihara ikan patin sangat efektif dan menguntungkan ketika kita menggunakan kolam terpal sebagai media pemeliharaanya. Kira - kira apa ya yang membuat pemeliharaan ikan patin jauh lebih menguntungkan dan efektif jika di banding dengan cara yang lainya. Berikut adalah beberapa keuntungan jika kita menggunakan kolam terpal sebagai media pemeliharaan ikan patin. Diantaranya adalah :

1. Kolam Terpal Lebih Menghemat Air
Pemeliharaan ikan patin dengan menggunakan kolam terpal biasanya di lakukan ketika pemeliharaan dalam skala yang tidak terlalu besar. Dengan terpal sebagai media kolam, maka air yang di perlukan tentu akan lebih hemat karena air tidak cepat meresap ke dalam tanah..

2. Kolam Terpal Lebih Hemat Biaya
Dengan kolam yang di lapisi terpal tentu akan lebih murah dan cepat untuk kolam yang siap pakai, jika di bandingkan dengan pembuatan kolam ikan dengan beton tentu akan membutuhkan waktu yang lebih lama. serta biaya yang tidak sedikit.


3. Prosentasi Ikan Hidup Lebih Besar
Ikan patin selalu beradaptasi pada berbagai tingkat keasaman air (pH).  Sehingga, harapan hidup di kolam terpal lebih tinggi sekitar  80 persen. Sehingga keuntungan yang di dapatkan ketika panen akan lebih besar. 

4. Kolam Terpal Lebih Mudah di Kontrol
Air yang tersedia di dalam kolam terpal lebih mudah untuk selalu sesuai dengan kebutuhan, karena air di kolam terpal tidak meresap dan tidak berkurang secara signifikan, sehingga air akan lebih mudah di atur untuk di sesuaikan dengan kebutuhan yang di perlukan. Misal seperti suhu air, tingkat keasaman (pH) dan lain sebagainya.

Baca juga : Mengenal Sistem dan Cara Kerja Aquaponik Sederhana Yang Menguntungkan,

 

 

Tips Pengelolaan Kolam Patin Terpal Agar Mendapatkan Hasil Yang Optimal

Menggunakan kolam terpal sebagai media pemeliharaan ikan patin memang sangat menguntungkan, namun agar kita hasil panen yang di dapat lebih optimal kita tetap membutuhkan beberapa tips dan strategi khusus untuk mengetahui lebih lanjut kelemahan dan kekurangan yang di hadapi di lapangan.  Berikut ini ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mencapai hasil optimal.

1. Pemilihan Tipe Dari Kolam Terpal. 
Kolam terpal adalah salah satu pilihan cara beternak ikan patin. Namun ternyata penggunaan media kolam terpal masih di bagi menjadi beberapa bagian. Ada 4 tipe kolam terpal yang masing-masing bisa dipilih sesuai anggaran dan pertimbangan lokasi. Keempat tipe tersebut antara lain adalah:

1.  Kolam keseluruhan
2.  Kolam tembok dilapisi terpal
3.  Kolam tanah dilapisi terpal
4.  Kolam terpal instan

2. Persiapan Alat Pendukung Kolam Terpal Untuk Ikan Patin

Tips Kedua dalam Pengelolaan Kolam Patin Terpal Agar Mendapatkan Hasil Yang Optimal
adalah kesiapan alat-alat pendukung untuk kolam terpal ikan patin. Anda harus menyiapkan beberapa perlengkapan seperti pompa air, blower, paralon (bisa diganti dengan selang), ember, penjaring untuk memanen benih (krakat/waring).

 

Teknik Pembesaran dan Pembibitan Ikan Patin

Lalu bagaimana siy teknik pembesaran dan pembibitan ikan patin yang baik dan benar?? . Sebelum Anda memulai menyebar benih ikan patin, isilah kolam terpal dengan air pada ketinggian maksimal 20 cm. dan diamkan selama 5 hari atau hingga hari ke 5, Kemudian tambahkan volume air sedikit demi sedikit secara bertahap. Setelah itu, sebarkan bibit sesuai dengan ukuran kolam. Sebagai contoh, sebarkan kira-kira 20 ribu pada kolam berukuran 2x1x0,5 meter untuk melakukan pembenihan awal.

Setelah kira-kira air yang tersedia di dalam kolam dan telah melakukan penyebaran benih sudah mencapai sebulan, benih-benih tersebut harus diberi pakan cacing sutra atau kutu air yang sebelumnya harus dibersihkan di dalam air disinfektan.  Lakukan pengecekan terhadap benih - benih ikan patin secara berkala. Untuk mendeteksi bahaya yang mungkin timbul dari berbagai kemungkinan yang bisa terjadi.


 

Memahami Karakteristik Ikan Patin

Bisnis peternakan ikan patin memang sangat menguntungkan dan masih menjadi favorit bagi petani ikan konsumsi. Karena daya jualnya yang mudah sehingga bisnis budidaya ikan patin ini masih sangat menjanjikan. Agar kita tidak terlalu bingung terhadap masalah yang mungkin terjadi ada baiknya agar sebelumnya kita pelajari terlebih dahulu bagaimana karakteristik ikan patin itu sendiri. agar nantinya kita bisa mengetahui kebiaasaan dan cara penanganan berbagai masalah yang mungkin timbul. Dan beberapa karakteristik ikan patin ini ialah :

1. Ikan Patin Lebih Mudah Untuk Hidup Walau di Air Keruh
Ikan patin ini mampu menyesuaikan setiap kandungan oksigen di dalam air tempat mereka hidup dengan baik. Jadi, anda tidak perlu repot mengganti atau mengalirkan air dengan jangka waktu yang dekat.  Meskipun demikian, Anda tetap masih perlu menguras dan mengisinya dengan air baru ketika air kolam terpal sudah sangat keruh dan menimbun kotoran ikan yang cukup banyak. .

2. Ikan Patin Optimal Hidup di Temperatur Sekitar 28 - 30 ' C
Anda bisa memastikan suhu kolam terpal untuk ikan patin sekitar 28 hingga 30 derajat celcius untuk masing-masing kolam.Kita juga bisa membuat kolam terpal untuk ikan patin di dalam ruangan agar lebih mudah dalam mengatur suhu yang di butuhkan oleh ikan patin

3. Ikan Patin Hewan Noktural
Patin juga dikenal sebagai salah satu hewan nokturnal. Mereka selalu bersembunyi di lubang-lubang atau dasar air. Tak heran jika warna kolam cenderung gelap akan memudahkan mereka untuk hidup. Kita juga bisa memberikan beberapa tempat persembunyian untuk ikan patin dengan tumpukan batu bata misalnya. atau dengan aksen yang lain

4. Bibit Ikan Patin Sensitif Terhadap Perubahan Suhu
Ikan patin akan keluar dari sarangnya atau tempat persembunyianya di malam hari atau ketika sinar matahari meredup. Nah, ada satu hal penting yang harus anda perhatikan yaitu ketika Anda akan menyebarkan bibit-bibit iakn patin di awal. Anda harus memperhatikan kondisi cuaca. Sangat tidak disarankan jika Anda berniat melakukan penyebaran benih pada pergantian musim hujan atau kemarau. Sementara itu, bibit patin sangat sensitif terhadap perubahan suhu dan cuaca. Ikan patin juga rawan dan mudah mati jika ada perubahan suhu secara mendadak

Baca juga : Rahasia Sukses Beternak Bebek Tik Tok (Itik Entok) Ala Pak Santosa Yang Paling Dahsyat

Itulah beberapa Tips Bisnis Budidaya Ikan Patin Sangat Menguntungkan Dengan Kolam Terpal. Ikan patin memiliki 70% kandungan protein dan memiliki berbagai gizi lainya yang lebih banyak di miliki oleh ikan patin ini. Hal ini membuat permintaan ikan patin selalu tinggi. dan menjadikan bisnis budidaya ikan patin selalu menjanjikan dan menggiurkan. Apalagi budidaya ikan patin ini lebih mudah dan memiliki beragam keuntungan sehingga bisnis budidaya ikan patin ini selalu menarik.



Sumber : 1001budidaya,com


loading...