Mencari dan Menentukan Target Pasar Untuk Mengoptimalkan Penjualan Produk

Mencari dan Menentukan Target Pasar Untuk Mengoptimalkan Penjualan Produk

http://www.ambyaberbagi.com/2015/12/mencari-dan-menentukan-target-pasar.html
Bagaimana cara mencari dan menentukan target pasar untuk kita melakukan aktivitas berdagang atau berbisnis agar penjualan yang kita lakukan bisa mencapai target secara optimal. Tentu sebelum mencari target pasar dan menentukan target kita harus terlebih dahulu memiliki produk berkualitas, produk yang memiliki daya saing tinggi sehingga berani dan mampu bersaing dengan produk yang sudah ada terlebih dahulu di pasar yang kita targetkan.

Setelah kita memiliki produk yang siap tempur maka langkah selanjutnya adalah mencari target pasar atau menentukan target pasar yang cocok dengan produk yang akan kita jual. Mencari atau menentukan segmentasi pasar adalah salah satu langkah memulai dan menjalankan bisnis untuk meminimalisir kerugian dalam materi 5 Langkah Dahsyat Sukses Berbisnis Dengan Modal Kecil Yang Belum Banyak Orang Tahu.

 

Kelompokan Kriteria Target Pasar 

Sebelum kita mencari dan menentukan target pasar untuk usaha dan bisnis kita ada baiknya kita mengelompokan terlebih dahulu kriteria target pasar yang baik agar nantinya ketika kita mulai melakukan strategi pemasaran kita bisa mendapatkan respon yang baik dari target pasar kita.
Lalu seperti apa kriteria target pasar yang baik dan cocok yang lebih memberikan prosentasi penjualan tinggi terhadap produk kita.  Inilah beberapa kriteria target pasar yang baik dan optimal untuk meningkatkan konversi penjualan kita ;

1. Target Pasar Harus Tahu / Kenal Dengan Produk Kita
Sebelum menentukan target pasar untuk produk kita, kita cari tahu terlebih dahulu, target pasar kita tahu tidak atau kenal atau tidak dengan produk yang akan kita jual. Seperti contoh ada seorang pedagang mie ayam yang merasa produknya tidak laku, karena memberikan inovasi mie ayam yang di beri tambahan jamur. Setelah di  analisa ternyata sebagian target pasar belum tahu dan kenal makanan jenis jamur ini . Jelas target pasar merasa takut dengan produk yang di jual oleh penjual mie ayam tadi. Sehingga produknya kurang atau tidak laku sesuai target.

2. Target Pasar Harus Butuh / Suka Terhadap Produk Kita
Target Pasar Harus Butuh / Suka terhadap produk yang akan kita jual atau tawarkan. Siapa target pasar kita? Lalu siapa yang ada di pasar yang ada saat ini? Target kita atau bukan? Ketika pasar yang ada adalah kebanyakan pelajar tentu produk atau jasa kita harus berkaitan dengan pelajar. Atau jika sebagian besar pendatang yang sedang bekerja maka produk yang kita tawarkan harus sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga pasar akan lebih mudah kita dapatkan. JIka pasar yang ada adalah para pelajar lalu produk kita tidak ada kaitanya dengan mereka tentu hal ini tidak macing, mancing, matching.

3. Target Pasar Harus Masuk dalam Kategori Buyer (Pembeli Profesional)
Kategori buyer di sini adalah orang yang rela dan siap membayar produk kita dengan harga yang wajar atau bahkan dengan harga berapapun. Jika kita memiliki produk kopi premium misalnya, lalu pasar yang ada adalah sebagian pelajar atau kita berada di situai pedesaan misalnya, tentu akan sulit mendapatkan target yang masuk dalam kategori buyer.   Mencari target psaar yang masuk dalam kategori buyer memang cukup sulit. tetapi jika melihat kondisi 2 kriteria di atas tentu kita tidak terlalu kesulitan untuk mencari target yang masuk dalam kategori buyer.

4. Target Pasar Harus Sesuai Dengan Sistem Penjualan Kita 
Target pasar harus sesuai dengan sistem penjualan kita. Sebagai penjual tentu kita memiliki sistem dalam melakukan transaksi yang berbeda-beda. Seperti yang terjadi saat ini di pinggiran kota dan di tengah kota yang padat, tentu sebagian besar masyarakatnya menginginkan sistem penjualan yang mudah dan cepat. Misalnya yang sedang in dalam kasus ini adalah pasar modern. Pasar dengan kategori Tradisional sudah mulai di tinggalkan oleh masyarakat kalangan menengah sampai kalangan atas. Karena sistemnya yang masih rumit dan belum bisa cepat untuk memangkas waktu belanja.

 

Menentukan Target Pasar 

 

Setelah mengetahui beberapa kategori atau kriteria target pasar dengan beragam jenisnya, maka tentu kita akan lebih mudah dalam mencari dan menentukan target pasar kita. Perlu di ketahui Menentukan pasar akan lebih memberikan keuntungan besar dalam kegiatan bisnis kita. Salah satunya adalah karena ketika kita telah memiliki target pasar yang sesuai maka biaya promosi dan kegiatan promosi yang kita lakukan bisa lebih menghemat waktu, tenaga dan biaya.

Melakukan Riset
Melakukan riset bisa kita lakukan dengan cara mengelompokan kriteria dari calon target pasar kita. mana yang lebih masuk kategori atau justru semua tidak masuk dalam kategori. Jika riset anda menunjukan calon target pasar anda tidak sesuai anda bisa mencari target pasar lain. Kini kita tahu, kita mempunyai produk yang seperti apa, lebih cocok untuk siapa, jenis kelaminya apa, di kisaran usia berapa target pasar kita dan kriteria lainya yang bisa kita riset dengan memberikan penawaran spesial terlebih dahulu..JIka  setelah anda melakukan riset namun hasilnya tidak sesuai harapan anda sebaiknya ganti calon target pasar anda, atau anda juga bisa mengganti produk yang ingin anda jual. Untuk mempermudah konversi penjualan

Melakukan Promosi
Tentu promosi sangat di butuhkan untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan bisnis yang sedang kita bangun. Promosi dengan menawarkan promo atau penawaran menarik akan lebih mudah dalam mendatangkan calon konsumen. Promosi akan memberikan wawasan kepada calon target pasar tentu dengan promosi juga akan memberikan pengenalan dan pendekatan pasar terhadap produk yang akan kita jual. Jika target pasar bisa menyesuaikan dengan sistem penjualan kita tentu akan sangat menguntungkan bagi kita bukan.


Nagh itulah beberapa cara atau strategi dalam  Mencari dan Menentukan Target Pasar Untuk Mengoptimalkan Penjualan Produk. Langkah demi langkah harus kita lakukan dengan benar untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jangan takut gagal sebelum mencoba, karena jika anda takut untuk mencoba membangun sebuah bisnis itu artinya anda juga takut untuk mendapatkan kesuksesan. Berani sukses harus berani dengan segala risiko yang mungkin terjadi. Namun dengan langkah dan strategi bisnis yang benar tentu risiko kegagalan bisa anda minimalisir sebaik mungkin. Terimakasih dan semoga bermanfaat.



 
loading...