Strategi Berkembang Dalam "Etika Bisnis", Tujuan dan Sasaran Yang Tepat

Strategi Berkembang Dalam "Etika Bisnis", Tujuan dan Sasaran Yang Tepat 


A. Pengertian Etika Bisnis

Etika Bisnis menurut wikipedia pengertiannya adalah cara yang baik untuk melakukan kegiatan bisnis, yang di antaranya mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat dalam lingkup bisnis.

Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat bertujuan untuk membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan perusahaan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat antara pelaku bisnis,  dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, dan masyarakat.

Agar bisnis bisa dengan mudah berkembang maka harus taat dan memiliki Prinsip dalam bisnis. Sedangkan prisnip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yaitu bisnis yang di dukung dengan kinerja unggul dan berkesinambungan, yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika dalam bisnis, yang sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

Etika Bisnis dapat menjadi sebuah standar maupun pedoman bagi seluruh karyawan, termasuk di dalamnya manajemen, yaitu yang bertujuan untuk menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.

Ada tiga pendekatan dasar, dalam merumuskan tingkah laku dalam etika bisnis, diantaranya adalah :
  • Utilitarian Approach : setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam bertindak seseorang dalam lingkup bisnis seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, dengan cara yang baik dan tidak membahayakan diri, orang lain maupun lingkungan dengan biaya yang serendah-rendahnya.
  • Individual Rights Approach : yaitu setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya memiliki hak dasar yang harus dihormati. Namun, tindakan maupun tingkah laku tersebut juga harus dihindari apabila diperkirakan akan dapat menyebabkan terjadi benturan dengan hak orang lain atau menimbulkan bahaya.
  • Justice Approach : yaitu para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, serta bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara individual maupun secara kelompok.

 

B. Tujuan dan Fungsi dan Sasaran Etika Dalam Bisnis

Untuk dapat mengembangkan sebuah bisnis harus menggunakan Etika Bisnis atau etika maupun tingkah laku yang baik dalam bisnis dan lingkungan bisnis. Setelah kita mengetetahui pengertian Etika Bisnis mari kita ketahui tentang Tujuan dan Fungsi Etika Bisnis

1. Tujuan Etika Bisnis

Pada dasarnya sebuah "Etika Bisnis" atau Etika dalam Bisnis ini digalakkan karena memiliki maksud dan tujuan tertentu dalam tujuannya mengembangkan dunia bisnis. Etika Bisnis bertujuan untuk menjalankan dan menciptakan sebuah bisnis seadil mungkin, serta bertujuan untuk menyesuaikan hukum yang berlaku. Selain itu, Etika Bisnis juga dimaksudkan untuk menghilangkan ketergantungan pada sebuah kedudukan individu di dalam sebuah perusahaan.

Secara umum Etika bisnis ini memiliki tingkatan yang lebih luas jika dibanding dengan ketentuan yang sudah diatur berdasarkan hukum yang berlaku. Bahkan jika dibandingkan dengan standar minimal dari sebuah ketentuan di dalam hukum, maka Etika Bisnis menjadi standar/ukuran yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan dalam kegiatan dunia bisnis seringkali kita menjumpai adanya bagian tertentu yang samar/abu-abu dan tidak diatur di dalam ketentuan hukum yang memungkinkan terjadi bahaya dalam hubungan maupun berjalannya usaha / bisnis.

 

2. Fungsi Etika Bisnis

Ketika Perusahaan menerapkan Etika Bisnis, tentu akan ada nilai plus atau keuntungan tersendiri bagi sebuah perusahaan tersebut, baik dalam jangka waktu dekat, panjang maupun menengah. Adapun fungsi etika bisnis diantaranya adalah agar dapat mengurangi dana yang diakibatkan dari pencegahan yang kemungkinan terjadinya friksi atau perpecahan dalam sebuah perusahaan, baik dari intern perusahaan itu sendiri maupun ekstern atau lingkup luar dari perusahaan
.
Selain itu, menerapkan Etika Bisnis ini juga berfungsi sebagai pembangkit motivasi pekerja agar terus selalu meningkat, memiliki trend positif, melindungi prinsip dalam kebebasan berdagang atau berbisnis, serta dapat meciptakan keunggulan dalam persaingan.

Secara umum, suatu tindakan dari sebuah perusahaan yang kurang etis akan berdampak negatif terhadap perusahaan tersebut, diantaranya adalah dapat membuat konsumen menjadi terpancing dan pada akhirnya muncullah sebuah tindakan pembalasan yang akan sangat merugikan perusahaan. Seperti contoh adanya larangan beredarnya suatu produk, gerakan pemboikotan, atau yang sejenisnya, maka yang terjadi adalah penurunan penjualan dan juga kerugian perusahaan lainnya.


3. Sasaran Etika Bisnis 

Etika bisnis selain memiliki tujuan dan fungsi juga memiliki sasaran, yang jelas sekali secara umum sasaran etika dalam bisnis tentu untuk kemajuan perusahaan tersendiri, adapun beberapa sasaran etika bisnis meliputi 
a. Etika Bisnis memiliki sasaran sebagai etika para profesi yang membahas berbagai prinsip, kondisi dan masalah yang terkait dengan praktek bisnis yang baik dan etis.

b. Etika Bisnis memiliki sasaran untuk menyadarkan masyarakat bahwa hak dan kewajiban mereka tidak boleh dilanggar oleh praktek bisnis apapun dan siapapun juga.

c. Etika Bisnis juga memiliki sasaran yang berbicara mengenai sistem ekonomi yang sangat menentukan etis tidaknya suatu usaha bisnis.

 

C, Prinsip Etika Bisnis

1. Kejujuran ketika berkomunikasi dan bersikap 

Kejujuran merupakan poin yang paling penting dalam menjalankan bisnis/usaha sekaligus membangun kepercayaan pelanggan. Dalam berbisnis, Anda wajib bersikap jujur dalam segala aspek dan apapun. mulai dari memberikan informasi tentang suatu produk dan menganalisis kekurangan perusahaan dan sebagainya.

Adapun beberapa contoh sikap kejujuran dalam etika bisnis adalah :
* Jujur dalam pemenuhan syarat-syarat perjanjian dan kontrak
* Jujur dalam penawaran barang dan jasa dengan mutu dan harga sebanding
* Jujur dalam hubungan kerja intern dalam suatu perusahaan


2. Integritas

Seseorang pepimpin perusahaan akan mendapatkan kepercayaan dari oran lain karena mempunyai integritas. Integritas dapat diartikan sebagai konsistensi antara pemikiran, perkataan, dan perbuatan untuk selalu selaras dan seimbang dengan peraturan dan standar mutu yang ada.


3. Memenuhi janji serta komitmen yang dibuat

Seorang pebisnis akan mendapatkan kepercayaan oleh pelanggan jika ia mampu memenuhi semua janji serta komitmen yang pernah ia buat. Dalam berbisnis Anda tidak boleh asal dalam membuat janji, tetapi sebelum diucapkan Anda harus berfikir apakah janji itu bisa ia penuhi dengan baik atau tidak.


4. Loyalitas

Loyalitas adalah hal yang tidak kalah penting dalam dunia bisnis. Hal ini bertujuan agar bisnis yang Anda jalani dapat berjalan dengan baik tanpa adanya konflik. Loyalitas dapat Anda tunjukan dengan cara bekerja keras dan memberikan dedikasi yang tinggi sesuai dengan visi misi perusahaan serta mampu membedakan antara masalah perusahaan dengan masalah pribadi. Loyalitas juga dapat membuat Anda terlihat serius dalam mengembangkan bisnis yang sedang dijalani.


5. Adil dan Saling Menguntungkan
* Prinsip keadilan dalam etika bisnis menuntut agar setiap orang diperlakukan secara sama sesuai dengan aturan yang adil dan sesuai dengan kriteria yang rasional, objektif serta dapat dipertanggungjawabkan
* Prinsip Saling Menguntungkan: Prinsip ini menuntut agar bisnis dijalankan dengan sedemikian rupa sehingga harus bisa saling menguntungkan semua pihak. Jika ada yang merasa di curangi maka hal ini akan sangat bertentangan dengan etika bisnis

 

D. Beberapa Contoh Perilaku Dalam Etika Bisnis

Etika bisnis tidak hanya sebuah pengetahuan, melainkan harus dipahami dan dilakukan para profesional, Agar bisnis bisa terus berkembang dan selalu memberikan dampak positif bagi pelaku bisnis maupun masyarakat, beberapa perilaku yang harus di lakukan dalam etika bisinis antara lain:

1. Menyebutkan Nama Lengkap 

Dalam situasi dunia bisnis, mitra sebaiknya menyebutkan nama secara lengkap saat berkenalan. Namun jika namanya terlalu panjang atau sulit diucapkan, bisa juga untuk sedikit di singkat.


2. Berdirilah Pada Saat Memperkenalkan Diri 

Berdiri saat mengenalkan diri akan menegaskan kehadiran mitra dan memberikannya penghargaan. Jika kondisinya tidak memungkinkan untuk Anda berdiri, setidaknya Anda bisa memundurkan kursi, dan sedikit membungkuk agar orang lain memberikan nilai positif atas kesopanan mitra.


3. Menggunakan Bahasa Yang Baik dan Sopan 

Ada kalanya sebagai seorang pebisnis maupun pekerja dalam sebuah perusahaan memiliki asal atau tempat kelahiran yang sama, dalam hal ini meskipun mengerti bahasa daerah yang sama akan lebih baik menggunakan bahasa yang lebih sopan dan baik. Terlebih jika lawan bicara memiliki jabatan dan pengaruh yang lebih tinggi. Atau jika berasal dari daerah yang berbeda maka cukup dengan bahsaa Indonesia yang baku, yang baik dan benar


4. Berinisiatif Namun Tidak Mudah Emosi

Dalam dunia bisnis dan menyangkut tentang Etika Bisnis maka Inisiatif dalam hal kebaikan sangat di butuhkan, tidak perlu menunggu komandao untuk melakukan sebuah kebaikan, misalnya saat menyingkirkan sesuatu yang dapat menghalangi jalan di dalam perusahaan. Mengambil atau membereskan sampah yang berserakan dan sebagainya. Namun yang juga perlu di ingat adalah kita harus bisa mengontrol diri ketika kita d evaluasi oleh pihak lain, Intinya Anda harus bersabar dan tidak mudah emosi ketika di tegur pada saat melakukan kesalahan.


5. Ucapkan Terima Kasih Secukupnya 

Dalam percakapan bisnis dengan siapapun, bos atau mitra perusahaan, hanya perlu mengucapkan terima kasih satu atau dua kali. Jika mengatakannya berlebihan, orang lain akan memandang kalau mitranya sangat memerlukannya dan sangat perlu bantuan.


6. Mengirim Ucapan Terima Kasih Lewat Email Setelah Pertemuan Bisnis 

Setelah mitra menyelesaikan pertemuan yang bersangkutan dengan bisnis, cobalah untuk mengirimkan ucapan terima kasih secara terpisah ke email pribadi rekan bisnis Anda. Pengiriman lewat email sangat disarankan karena waktu tibanya akan lebih cepat dan terkesan lebih profesional.

6. Jangan Duduk Sambil Menyilang Kaki 

Tidak hanya wanita, pria pun terkadang senang menyilangkan kakinya saat sedang duduk. Namun dalam kondisi kerja atau sedang berada di lingkup dunia bisnis, posisi duduk seperti ini cenderung terkesan tidak sopan. Selain itu, posisi duduk seperti ini mungkin akan berdampak negatif pada kesehatan,

Baca Juga : Kiat Sukses Berdagang dan Berbisnis Ala Rasulullah

E, Penutup

Etika Bisnis bukanlah keharusan dalam dunia bisnis, Namun bagi perusahaan atau badan usaha yang menginginkan usaha dan bisnis nya berkembang pesat maka hukum menerapkan etika bisnis ini adalah wajib. Karena etika bisnis ini akan sangat erat kaitanya dengan lingkungan masyarakat, lingkup pelanggan, mitra bisnis dan perusahaan itu sendiri. Jika etika bisnis di terpakan dengan baik, karyawan bekerja dengan optimal mitra bisnis menghargai dengan baik tentu masyarakat dan konsumen akan memberikan penilaian yang baik yang tentu juga akan sangat berdampak pada laju bisnis itu sendiri. Jadi itulah sebenarnya Strategi Berkembang Dalam "Etika Bisnis", Tujuan dan Sasaran Yang Tepat . Terimakasih




Sumber : 
https://id.wikipedia,org/wiki/Etika_bisnis
https://yuumenulis,wordpress,com
http://bisnisi,com



 



loading...