AYAT KURSI : Latin, Terjemahan Bahasa Indonesia, Download, Keutamaan & Manfaat, Sejarah Dll

loading...
AYAT KURSI : Latin, Tafsir, Terjemahan, Keutamaan & Manfaat, Sejarah, Download Dll



Ayat Kursi dalam bahasa Arab merupakanʾāyatul kursī(آيةالكرسى) ataupun kerap diketahui sbagai Ayat Singgasana. Ayat kursi merupakan salah satu ayat di surah Al- baqarah ayat ke- 255.




Ayat ini dalam suatu hadits diriwayatkan oleh Ubay bin Ka’ ab ialah ayat sangat agung di dalam Angkatan laut(AL) Qur’ an. Pada pustaka ayat kursi bermuatan mengenai ahadiat Allah serta kewenangan Allah yang telak.

Allah ialah penguasa segalanya yang terdapat di alam sarwa serta Allah nggak merasakan kesusahan sedikitpun dalam memeliharanya.

Di tiap ayat- ayat pada pustaka ayat kursi memiliki banyak sekali maksud serta arti mengenai keutamaannya serta khasiatnya. Pesan Al Baqarah ayat 255 ini keutamaannya luar lazim, diawali dari kandungan maknanya. Beliau berisi uraian perkataan tauhid yang darinya terumus pendirian serta pegangan seseorang mukmin sehingga berani menghadapi seluruh tantangan hidup.

 

Ayat Kursi Arab, Latin dan Terjemahan Bahasa Indonesia

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا
يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Arab-Latin: allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm

Terjemah Arti: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

— Surat Al-Baqarah Ayat 255

Sbagai orang mukmin direkomendasikan tuk secara teratur membaca ayat kursi serta mengamalkannya dalam bermacam kegiatan kehidupan setiap hari. Dengan kita kerap membacakan ayat kursi dalam kehidupan kita maka hidup akan jadi lebih berkah serta berkecukupan dalam jaminan Allah serta nggak terperosok ke dalam kemaksiatan.

 

Sejarah AYAT KURSI

Asal usul Diturunkannya Ayat Kursi

Di saat ayat kursi ingin diturunkan oleh Allah ke dunia pada Rasul Muhammad dengan perantara malaikat Jibril yang diiringi oleh 70 ribu malaikat. Langit serta dunia serta semua alam sarwa serta seisinya menyongsong dengan kancap martabat. Diriwayatkan insiden di saat ayat kursi diturunkan kondisi dunia jadi marak serta terjadi guncangan di semua bumi.

Diriwayatkan di saat turunya ayat kursi ini diiringi dengan terbentuknya gemuruh yang hebat. Apalagi kekuasaan para raja- raja pada terlepas serta tertanggal dari kepala, serta jatuh ke dunia.

Dimana- mana terjadi kegemparan serta kegaduhan. Tidak hanya orang yang megalami kegemparan, syetan pula turut marak serta kocar- kacir berhamburan mengarah setan laknatullah yang pula kekhawatiran.

Raja Iblis kesimpulannya menginstruksikan para syaitan tuk mencari pangkal datangnya guncangan dunia ataupun gemuruh. Sehabis hingga ke tempat turunnya ayat kursi yang nyatanya di bagikan langsung oleh malaikat Jibril ke rasul Muhammad yang diiringi 70 ribu malaikat, perihal ini membuat gentar serta kekhawatiran para syaitan.

Dengan turunya ayat kursi ini akan membuat kalangan muslimin memperoleh khasiat serta proteksi yang kokoh dari Allah. Perihal ini secara otomatis bisa membatasi hasrat syaitan tuk menggoda orang serta mengajak dalam jalan yang menyimpang.

Tuk itu, ayat kursi diyakini sbagai penangkal serta pengusir syeitan. Ayat kursi pula jadi pahlawan seluruh orang mukmin yang ingin membaca serta mengamalkannya.

 

Manfaat AYAT KURSI

Berikut khasiat ayat kursi yang harus Kamu ketahui

1. Membuat Otak lebih gampang paham


Khasiat dari membaca serta mengamalkan ayat kursi yang awal merupakan membat Kamu lebih cerdas. Dengan teratur membaca ayat kursi maka ide ataupun otak akan jadi lebih gampang mengerti serta lebih gampang dalam menguasai ataupun mengolah wawasan terkini.

2. Dilindungi dari bujukan syaitan


Diriwayatkan jika lagi diusik syeitan maka bacalah ayat kursi, tentu syeitan akan kabur berlarian meninggalkan kita. Sebab kuatnya khasiat ayat kursi ini akan membuat kita aman dari bujukan syaitan yang terkutuk.

Tidak hanya itu dengan membaca ayat kursi sehabis shalat keharusan di pagi serta petang hari, maka akan dilindungi dari serbuan fauna liar, bebas dari kesalahan yang dikerjakan oleh orang lain yang dapat bawa bencana pada keluarganya.

3. Dilindungi oleh Allah


Bila seorang membaca ayat kursi saat sebelum berjalan, maka dalam perjalanannya akan menemukan proteksi oleh Allah. Ia akan terbebas dari musiah serta musibah sepanjang perjalanannya sampai hingga tujuan dengan aman.

4. Diperbanyak rezekinya oleh Allah


Untuk Kamu yang membaca serta mengamalkan ayat kursi maka akan dibukakan pintu rejekinya oleh Allah. Apalagi rejekinya akan diperbanyak serta ada kearifan didalamnya.

5. Dijauhkan dari seluruh kejahatan


Benda siapa membaca ayat kursi sebesar 12 kali pada durasi Jum’ at maka ia akan bebas dari kesalahan. Baik itu kesalahan dari orang, binatang ataupun syeitan.

6. Menemukan kasih cinta dari Allah


Diriwayatkan Allah akan menyayangi hambanya yang senantiasa membaca ayat kursi di dalam aktivitas tiap harinya. Selayaknya Allah menyayangi serta mencintai rasul Muhammad SAW.

 

Keutamaan AYAT KURSI

Keistimewaan Ayat Kursi

Pustaka ayat kursi mempunyai keistimewaan luar lazim. Ayat kursi diyakini sbagai pembawa bantuan serta penjaga untuk orang di dunia sbagai umat- Nya.

Berikut keistimewaan ayat kursi yang harus Kamu ketahui

1. Ayat kursi sbagai ayat yang sangat agung di dalam al Quran


Ayat ke 255 dari surah Al- baqarah ini merupakan salah satu ayat yang sangat agung di dalam Al Quran. Untuk pemeluk mukmin yang membaca serta mengamalkannya akan memperoleh khasiat yang luar lazim.

Selayaknya dalam riwayat Rasulullah SAW yang menanya pada Ubiy bin Kai mengenai ayat yang sangat penting dalam Al Quran.

Rasulullah menanya pada Ubay bin Kai,” Ayat apa yang sangat penting di dalam al Quran”?

Ubay bin Kai menanggapi,“ Ayat sangat penting dalam kitabullah merupakan ayat kursi.”

Serta Rasulullah SAW memukul dada Ubay dengan perlahan sembari mengatakan,“ Aduhai Abu Mundzir mudah- mudahan anda senantiasa senang dengan ilmu yang anda punya.”( HR Mukmin).

Ayat kursi sbagai ayat yang sangat agung di dalam al Quran sebab di dalamnya ada julukan Allah yang sangat agung ialah pada bagian Al Hayyu serta Al Qayyum.

Baca pula: Berkah Sangat Utama

2. Ayat kursi mempunyai kebesaran yang melampaui langit serta bumi


Rasulullah SAW sempat berfirman:

“ Tidakkah Allah menghasilkan langit serta dunia melampaui agungnya ayat kursi,( sebab di dalam ayat kursi itu sudah melingkupi Julukan serta Watak Allah).”

Sufyan Ats- Sauri mengatakan kalau ayat kursi merupakan salah satu kalamullah ataupun perkataan dari Allah. Serta kalamullah lebih agung dari buatan Allah yang lain.

3. Ayat kursi ialah salah satu bacaan dzikir saat sebelum tidur


Rasulullah SAW sempat berfirman:

“ Jika engkau mendatangi tempat tidur( di malam hari), maka bacalah ayat kursi. Tentu Allah akan senantiasa menjagamu dan setan juga nggak akan mengusik tidur kamu sampai pagi datang.”( HR Al- Bukhari).

Dari sabda Rasulullah SAW itu menerangkan kalau dengan membaca ayat kursi saat sebelum tidur maka Kamu akan dilindungi serta dilindingi dari kendala syaitan sepanjang tidurnya. Tuk itu bacalah ayat kursi sbagai dzikir yang teratur di saat akan tidur.

4. Ayat kursi merupakan perantara masuk surga


Rasulullah SAW berfirman:

مَنْقَرَأَآيَةَالْكُرْسِيِّدُبُرَكُلِّصَلاةٍمَكْتُوبَةٍلَمْيَمْنَعْهُمِنْدُخُولِالْجَنَّةِ،إِلاالْمَوْتُ

Maksudnya:

“ Barangsiapa yang membaca ayat kursi sehabis berakhir shalat, maka nggak akan terdapat yang menghalanginya masuk ke kayangan melainkan kematian.”( HR An- Nasai ditaksir shahih oleh Syaikh Al- Abani).

Dari sabda Rasulullah itu menerangkan kalau ayat kursi ialah perantara yang dapat mengantar kita masuk ke kayangan. Sepanjang kita masih hidup serta membaca ayat kursi sehabis shalat maka akan senantiasa memperoleh kemualiaan tuk masuk surga.

Murottal Ayat Kursi Mp3 Suara Merdu

Berikut ini kami siapkan beberapa daftar murottal ayat kursi mp3 yang bisa sobat download,

> Murottal Ayat Kursi Mp3 Muzammil Hasballah

> Download Ayat Kursi By Muhammad Thaha

> Download Ayat Kursi By Salah Abdurrahman Al Bukhatir

> Download Ayat Kursi By Salah Bin Muhammad Al Budair

> Download Ayat Kursi By Saud Ash Shuraim

> Murottal Ayat Kursi By Abdul Basit ‘Abdus Samad

> Murottal Ayat Kursi By Abdullah Ali Jaabir

> Murottal Ayat Kursi By Abdullah Basfar

> Murottal Ayat Kursi By Abdullah Matroud

> Mp3 Ayat Kursi By Abdurrahman As Sudais

> Mp3 Ayat Kursi By Abu Bakar As Shatri

> Mp3 Ayat Kursi By Ahmad bin Ali Al Ajmi

> Mp3 Ayat Kursi By Ahmed Naina

> Tilawah Ayat Kursi By Akram Al Alaqimy

> Tilawah Ayat Kursi By Ali Abdurrahman Al Hudzaify

> Tilawah Ayat Kursi By Ali Hajjaj As Suwaisy

> Tilawah Ayat Kursi By Aziz Alili

> Audio Ayat Kursi By Fares Abbad

> Audio Ayat Kursi By Hani Ar Rifai

> Audio Ayat Kursi By Khalifa Al Tunaiji

> Audio Ayat Kursi By Maher bin Hamad Al Mueaqly

> Bacaan Ayat Kursi By Mahmoud Khalil Al Hussary

> Bacaan Ayat Kursi By Mishari Rashid Al ‘Afasy

> Bacaan Ayat Kursi By Mohammad Al Tablaway

> Bacaan Ayat Kursi By Muhammad Abdul Kareem

> Qiroah Ayat Kursi By Muhammad Ayyub

> Qiroah Ayat Kursi By Muhammad Jibreel

> Qiroah Ayat Kursi By Muhammad Siddiq Al Minshawi

> Qiroah Ayat Kursi By Mustafa Ismail

> Ayat Kursi Merdu By Saad Al Ghamdi

> Ayat Kursi Merdu By Sahl Yassin

> Ayat Kursi Merdu By Yasser Al Dossari

> Ayat Kursi Merdu By Yasser Salamah

 

Tafsir Tematis Team TafsirWeb

Ayat ini adalah ayat Kursi. Ayat yang mengandung sesuatu yang sangat agung. Terdapat sebuah hadits yang shohih dari Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wasalam yang menyebutkan bahwa ayat ini merupakan ayat yang paling utama dalam kitab Allah (Alquran).

Firman-Nya :

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya)”

Maksudnya, Allah memberitahukan bahwasanya Dia lah satu-satunya ilah yang tunggal yang wajib untuk disembah oleh seluruh alam, tunggal dalam uluhiyah-Nya. Dia lah Allah yang hidupnya kekal dan tidak pernah mati selamanya, yang mengendalikan segala yang ada. Dengan demikian semua yang ada di dunia ini sangat membutuhkan-Nya, sedangkan Dia sama sekali tidak membutuhkan mereka, tidak akan tegak semua itu tanpa perintah-Nya. Seluruh makhluk ini adalah ciptaan-Nya, dan Dia lah yang mengatur seluruhnya. Sebagaiman firman-Nya:

ومن آياته أن تقوم السماء والأرض بأمره
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah berdirinya langit dan bumi dengan iradah-Nya” (QS. Ar-Rum : 25)

Dan firman-Nya :
لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ
“Tidak mengantuk dan tidak tidur”

Artinya, Dia selamat dari cacat (kekurangan),kelengahan dan kelalaian dalam mengurusi makhluk-Nya. Bahkan sebaliknya,Dia senantiasa mengurus dan memperhatikan apa yang dikerjakan setiap individu. Dan Dia senantiasa menyaksikan segala sesuatu,tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Nya. Dan diantara kesempurnaan sifat-Nya adalah Dia tidak pernah dikalahkan (dikuasai) oleh kantuk. Oleh karena itu Dia juga berfirman “Dan tidak juga tidur”. Karena tidur itu lebih kuat dari ngantuk.

Dalam hadits yang shohih yang diriwayatkan oleh Abu Musa, telah berkata:

قام فينا رسول الله صلى الله عليه وسلم بأربع كلمات فقال : ” إن الله لا ينام ولا ينبغي له أن ينام ، يخفض القسط ويرفعه ، يرفع إليه عمل النهار قبل عمل الليل ، وعمل الليل قبل عمل النهار ، حجابه النور أو النار لو كشفه لأحرقت سبحات وجهه ما انتهى إليه بصره
 من خلقه

Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wasalam telah mengajarkan empat kalimat kepada kami, beliau bersabda: “sesungguhnya Allah tidak pernah tidur dan tidak pantas untuk-Nya tidur, Dia menurunkan dan menaikan timbangan. Diangkat kepadanya amalan siang sebelum amalan malam. Dan amalan malam sebelum amalan siang. Hijab-Nya terbuat dari cahaya atau api, kalaulah Dia perlihatkan wajahnya pasti akan terbakarlah sebala yang dilihatnya diantara makhluk-Nya”

Dan firman-Nya :
لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ

“Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi”

Hal itu merupakan pemberitahukan bahwa semua makhluk dan hamba-Nya, dan berada di dalam kerajaan-Nya, pemaksaan-Nya, dan juga kekuasaan-Nya. Sebagaimana firman-Nya:

إِنْ كُلُّ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ إِلَّا آَتِي الرَّحْمَنِ عَبْدًا * لَقَدْ أَحْصَاهُمْ وَعَدَّهُمْ عَدًّا * وَكُلُّهُمْ آَتِيهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَرْدًا

“Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba. Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri”. (QS. Maryam : 93-95)

Dan firman-Nya :
مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ

“Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya?”
Ini merupakan bagian dari keagungan, keperkasaan,dan kebesaran Allah swt yang mana tidak seorang pun dapat memberikan syafa’at kepada orang lain, kecuali dengan seizin-Nya. Ayat lain yang senada denga ayat ini adalah firman-Nya :

وَكَمْ مِنْ مَلَكٍ فِي السَّمَاوَاتِ لَا تُغْنِي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا إِلَّا مِنْ بَعْدِ أَنْ يَأْذَنَ اللَّهُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَرْضَى

“Dan berapa banyaknya malaikat di langit, syafa’at mereka sedikitpun tidak berguna, kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridhai (Nya)”
Hal ini juga sebagaimana yang ditegaskan dalam sebuah hadits tentang syafaat :

آتي تحت العرش فأخر ساجدا فيدعني ما شاء الله أن يدعني ثم يقال : ارفع رأسك ، وقل تسمع ، واشفع تشفع ” قال : ” فيحد لي حدا
فأدخلهم الجنة
“aku datang ke bawah Arsy, lalu aku tunduk bersujud. Maka Dia membiarkanku selama waktu yang Dia kehendaki. Kemudian dikatakan “Angkatlah kepalamu, katakanlah perkataanmu maka akan didengar,dan berilah syafaat,dan engkau akan mendapatkan syafaat”. Nabi bersabda :”kemudian Allah memberikan suatu balasan kepadaku,lalu aku memasukan mereka ke dalam surga” (HR. Bukhori dan yang lainnya)

Dan firman-Nya :
يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ

“Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka”
Yang demikian itu sebagai bukti yang menunjukan ilmu-Nya meliputi segala yang ada baik yang lalu maupun yang kini dan yang akan datang. Sebagaiman firman-Nya yang lain saat memberitahu kepada para Malaikat :

وَمَا نَتَنَزَّلُ إِلَّا بِأَمْرِ رَبِّكَ لَهُ مَا بَيْنَ أَيْدِينَا وَمَا خَلْفَنَا وَمَا بَيْنَ ذَلِكَ وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيًّا

“Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali dengan perintah Tuhanmu. Kepunyaan-Nya-lah apa-apa yang ada di hadapan kita, apa-apa yang ada di belakang kita dan apa-apa yang ada di antara keduanya, dan tidaklah Tuhanmu lupa”. (QS. Maryam : 64)
Firman-Nya :

وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ

“Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya”
Artinya, tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui sesuatu pun dari ilmu Allah kecuali yang telah diajarkan dan diberitahukan oleh Allah ta’ala kepadanya. Mungkin juga makna penggalan ayat tersebut adalah, manusia tidak dapat mengetahui ilmu Allah sedikitpun, dzat dan sifat-Nya melainkan apa yang telah diperlihatkan Allah kepadanya. Hal itu senada denga firman-Nya pada ayat yang lain :

وَلَا يُحِيطُونَ بِهِ عِلْماَ

“Sedangkan ilmu mereka tidak dapat meliputi-Nya” (QS. Thaahaa : 110)

Selanjutnya firman-Nya :

وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar”

Ibnu Abi Hatim menceritakan riwayat dari Ibnu Abbas bahwa yang dimaksud oleh ayat ini adalah “ilmunya Allah meliputi langit dan bumi”. Tafsir yang sama juga diriwayatkan oleh Ibnu Jarir.
Ibnu Abbas mengatakan: “kursi adalah tempat pijakan dua kaki (Allah) dan arsy tidak ada seorang pun yang mampu memperkirakannya”. Hal ini juga diriwayatkan al-hakim dalam kitabnya Almustadrok.

Abu Bakar bin mardawih meriwayatkan hadits dari Abu Dzar Al-Gifari, bahwasanya dia bertanya kepada Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wasalam tentang kursi, maka Nabi Muhammad Sholallohu ‘alaihi wasalam bersabda :

والذي نفسي بيده ما السماوات السبع والأرضون السبع عند الكرسي إلا كحلقة ملقاة بأرض فلاة ، وإن فضل العرش على الكرسي كفضل الفلاة على تلك الحلقة

“Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya,tidaklah langit yang tujuh ini dan bumi yang tujuh ini jika dibandingan dengan kursi,kecuali hanya seperti cincin yang dilempar diatas padang pasir yang luaas, dan perbandingan antara kursi dengan arsy adalah seperti perbandingan cincin itu dengan luasnya padang pasir”

Allah ta’ala tidak sama sekali merasa berat dan kewalahan dalam memelihara langit dan bumi dan semua yang ada diantara keduanya. Bahkan bagi Allah semua itu merupakan suatu halyang sangat mudah dan ringan. Dia mengawasi setiap individu atas apa yang ia kerjakan, yang senantiasa memantau segala sesuatu, sehingga tidak ada sesuatu pun yang luput dan tersembunyi dari-Nya. Dialah Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Kaligrafi Ayat Kursi

Kaligrafi ataupun seni menulis arab kerap dipakai sbagai alat tuk menghiasi dinding- dinding rumah ataupun langgar. Tidak hanya dengan tujuan mempercantik ruangan dengan meningkatkan catatan kaligrafi tetapi pula tuk meningkatkan keislaman dalam kehidupan orang mukmin.

Kaligrafi yang sangat kerap dipasang di dinding- dinding rumah ataupun langgar merupakan kaligrafi ayat kursi. Sebab berkah ayat kursi ini merupakan ayat yang sangat agung di dalam Al Quran. Tuk itu wajib diamalkan, diistimewakan serta jika harus dihapalkan.

Dengan terdapatnya kaligrafi ayat kursi besar yang di pasang ataupun ditempel di bilik ruangan, maka akan membuat kita kerap melihatnya. Perihal ini membuat kita kerap membaca serta apalagi secara nggak langsung menghapalkannya.

Berikut contoh gambar kaligrafi ayat kursi

Kaligrafi ayat kursi ukuran besar
Kaligrafi ayat kursi
Kaligrafi Bacaan ayat kursi
Kaligrafi doa ayat kursi
Kaligrafi tulisan ayat kursi

Itulah pembahasan mengenai berkah ayat kursi yang mempunyai keistimewaan serta khasiat yang luar lazim untuk pemeluk mukmin. Tuk itu upayakan selalu membaca ayat kursi di pagi serta malam hari supaya senantiasa dalam proteksi Allah.


Sumber :
https://wisatanabawi.com/ayat-kursi/
https://bersamadakwah.net/bacaan-ayat-kursi/
https://islamiques.net/download-ayat-kursi-mp3-suara-merdu/
اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ Arab-Latin: allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm Terjemah Arti: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. — Surat Al-Baqarah Ayat 255

Referensi: https://tafsirweb.com/37567-ayat-kursi.html
اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ Arab-Latin: allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm Terjemah Arti: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. — Surat Al-Baqarah Ayat 255

Referensi: https://tafsirweb.com/37567-ayat-kursi.html
loading...